Latest Post

Sabtu, 09 Juni 2012

Belajar Dasar Dasar Ajax

|5 komentar
Pengertian Ajax

AJAX adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada dasarnya ajax menggunakan XMLHttpRequest object Javascript untuk membuat request ke server secara asynchronous atau tanpa melakukan refresh halaman website. Yang dibutuhkan agar ajax dapat berjalan adalah javascript harus di enable pada browser yang digunakan. Walaupun javascript merupakan dasar dari Ajax, dimana javascript sangat susah pada implementasi dan maintenance, tetapi Ajax memiliki struktur pemrograman yang lebih mudah untuk dipahami. Anda tinggal membuat object XMLHttpRequest dan memastikan object tersebut terbentuk dengan benar. Kemudian menentukan kemana hasilnya akan ditampilkan atau dikirim.

Ajax dapat digunakan untuk melakukan banyak hal, seperti loading halaman HTML tanpa refresh halaman web, validasi form dan banyak lagi yang bisa dilakukan dengan ajax. Di tutorial ini Ajax akan dipadukan dengan bahasa pemrograman PHP yang sangat powerfull. Ajax bertugas melakukan request ke web server dan PHP yang berada di server akan melakukan apa yang diminta oleh Ajax, mengirim hasilnya ke web browser dan Ajax menampilkannya kepada user. Karena Ajax dibangun dengan javascript maka untuk dapat mengikuti tutorial ini dengan baik anda perlu memiliki dasar-dasar javascript. Selain itu anda juga perlu memiliki dasar-dasar pemrograman PHP. Jika anda belum memiliki dasar-dasar PHP anda dapat memperoleh tutorialnya di website ini. Sedangkan untuk tutorial javascript anda bisa memperolehnya dari berbagai sumber yang ada di internet.

Konsep HTTP Request dan Response

Untuk mengetahui bagaimana konsep dari Ajax anda perlu mengetahui bagaimana sebuah web browser memproses sebuah request dan menerima sebuah response dari web server. Standar yang digunakan web browser pada saat ini adalah HTTP (HyperText Transfer Protocol). HTTP digunakan oleh web browser untuk mengirim request dari website ke web server dan kemudian menerima response dari web server. HTTP request berkerja seperti email, memberitahukan kapan request dikirim, berisi header yang memberitahu apa yang harus dilakukan server dan bagaimana menghandle request tersebut.

Sekali sebuah request diterima, web server kemudian menentukan response apa yang akan diberikan. Terdapat banyak kode response, tabel dibawah memperlihatkan kode yang umumnya.
Tabel 1.
Sumber : Beginning Ajax with PHP From Novice to Professional, Lee Babin, 2007, hal :12.

Terdapat banyak request method yang ada, tetapi yang paling sering digunakan adalah GET dan POST. Sekarang anda telah memiliki bayangan bagaimana request dikirim ke web server dan kemudian web server mengirim response dari request tersebut ke web browser, akan mudah bagi anda untuk memahami bagaimana XMLHttpRequest berkerja. Keduanya sangat mirip, tetapi XMLHttpRequest dioperasikan di belakang layar dan tanpa memerlukan refresh halaman.

XMLHttpRequest Object

Ajax bisa dibilang adalah sebuah konsep untuk menerangkan interaksi antara client-side XMLHttpRequest Object dengan script server-side. Untuk membuat request ke web server menggunakan Ajax, anda harus membentuk Object XMLHttpRequest terlebih dahulu. Untuk membentuk object XMLHttpRequest berbeda pada setiap browser. Pada microsoft internet explorer object dibentuk sebagai ActiveX control, sedang pada browser seperti Firefox dan safari menggunakan basic javascript object.

XMLHttpRequest Methods

etelah XMLHttpRequest terbentuk, terdapat beberapa method atau fungsi yang bisa digunakan. Method-method tersebut dijelaskan di bawah ini.
  1. abort()
    Method abort() digunakan untuk menghentikan request yang sedang berjalan. Method ini sangat berguna jika anda memperhitungkan lama waktu koneksi, misalnya jika waktu koneksi melebihi rentang waktu tertentu anda bisa menggunakan method abort() untuk menghentikan request secara prematur.
  2. getAllResponseHeader()
    Anda dapat menggunakan method ini untuk memperoleh semua informasi dari semua header HTTP yang sedang diberikan oleh server. Misalnya set sebuah header akan terlihat seperti :
    Date: Sun, 13 Nov 2005 22:53:06 GMT
    Server: Apache/2.0.53 (Win32) PHP/5.0.3
    X-Powered-By: PHP/5.0.3
    Content-Length: 527
    Keep-Alive: timeout=15, max=98
    Connection: Keep-Alive
    Content-Type: text/html
  3. getResponseHeader(“headername”)
    Method ini dapat digunakan untuk memperoleh isi dari begian sebuah header, sebagai contoh untuk memperoleh ukuran dari document yang sedang direquest, anda dapat menggunakan getResponseHeader(“Content-Length”).
  4. open(“method”,”URL”,”async”,”username”,”pswd”)
    Method ini merupakan method yang paling penting dan berguna pada XMLHttpRequest. Method ini digunakan untuk membuka koneksi dengan document yang ada di server. Dengan method ini anda memberitahukan kepada web server method apa yang digunakan untuk membuka file (“GET” atau “POST”). Sebagai catatan tidak semua argument pada method ini harus diisi, tergantung dengan situasi dan kebutuhan.
  5. setRequestHeader(“label”,”value”)
    Method ini dapat digunakan untuk menentukan header pada saat melakukan request. Sebagai catatan, method ini hanya bisa dipanggil setelah method open digunakan dan sebelum method send dipanggil.
  6. send(“content”)
    method ini digunakan untuk mengirim request ke server. Jika request dikirim secara asynchronous, maka response akan datang secepatnya. Jika tidak, response akan datang setelah response diterima oleh web browser. Parameter pada method ini tidak harus diisi, parameter ini sangat berguna untuk memproses HTML form dan memberikan anda untuk mengirim nilai dari element form ke web server.
XMLHttpRequest Properties
XMLHttpRequest memiliki properti yang dapat digunakan dan dimanipulasi, seperti dijelaskan di bawah.
  1. onreadystatechange
    Properti ini adalah sebuah event handler yang memberikan anda untuk men-trigger sebuah blok kode atau function, ketika state (sampai dimana proses request berlangsung pada waktu tertentu) berubah. Contoh, misalnya anda ingin menampilkan pesan (alert) pada saat state telah berubah menjadi complete state.
  2. readyState
    berisi informasi state dari object XMLHttpRequest pada saat properti ini digunakan (0: uninitialized, 1: loading, 2: loaded, 3: interactive, 4: complete). Properti ini bisa digunakan untuk menangani kesalahan, memanggil blok kode atau function untuk setiap readyState. Misalnya, untuk menampilkan text “loading” pada saat readyState sama dengan 1 (fase loading) dan memanggil sebuah function pada saat readyState=4 (complete).
  3. responseText
    Properti ini akan dihasilkan pada saat request telah berhasil/complete. Misalnya anda melakukan request terhadap sebuah document di server, respon dari server akan disimpan pada properti ini. Biasanya properti ini digunakan untuk mengganti properti innerHTML dari sebuah element HTML.
  4. responseXML
    Properti ini sama dengan responseText, tetapi respon yang dihasilkan dalam format XML.
  5. status
    Properti ini memberitahukan response code yang dihasilkan dari direquest yang dilakukan. Response code yang umum terlihat pada Tabel 1. Misalkan, jika file yang direquest ke server tidak ditemukan maka status akan berisi 404.
  6. statusText
    Properti ini merupakan textual dari properti status, misal status sama dengan 404 maka statusText akan sama dengan Not Found.
Membentuk Object XMLHttpRequest
Untuk membentuk sebuah object XMLHttpRequest anda dapat menggunakan kode berikut ini :
       
function getXMLHttpRequest(){
//jika user menggunak IE
        if(window.ActiveXObject){
            return new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
        }else if(window.XMLHttpRequest){
        //user menggunakan browser selain IE
            return new XMLHttpRequest();
        }else {alert("Status : can not create XMLHttpRequest Object");}
}

Mengirim Request ke Server

Setelah selesai membuat object XMLHttpRequest anda dapat mengirim request ke server. Saat mengirim request ke server anda harus menentukan request method yang digunakan, apakah akan menggunakan GET atau POST. Jika anda ingin menampilkan informasi dari server maka anda akan menggunakan method GET, sedangkan jika anda mengirim informasi ke server maka gunakan method POST. Pada tutorial ini ada akan belajar menggunakan method GET (POST akan dijelaskan pada tutorial selanjunya). Untuk mengirim request ke server menggunakan method GET, anda dapat menggunakan kode di bawah.

var xmlhttp=getXMLHttpRequet();
function sendRequest(pageUrl,elementID){
        var obj=document.getElementById(elementID);
        var obj.innerHTML='loading... please wait';
        if(xmlhttp.readyState==4 || xmlhttp.readyState==0){
            xmlhttp.open("GET",pageUrl,true);
            xmlhttp.onreadystatechange=function(){
                if(xmlhttp.readyState==4 && xmlhttp.status==200){
                    obj.innerHTML=xmlhttp.responseText;
                }
            }
        xmlhttp.send(null);
        }
}

function di atas mengambil parameter HTML element ID dan URL dari file yang ada di server. Pertama yang dilakukan adalah mengganti properti innerHTML dari HTML element, untuk menampilkan text “loading…please wait”. Kemudian membuka koneksi ke server dengan method open(). Jika properti readyState sama dengan 4 (complete) dan status sama dengan 200 (OK) maka tampilkan response dari server dengan mengganti properti innerHTML dari element HTML dengan properti responseText dari object XMLHttpRequest.

Contoh Dasar Ajax


Setelah berhasil membuat object XMLHttpRequest dan mengirim request server, sekarang anda akan belajar membuat website sederhana yang berisi 3 halaman :Home, About Us dan Contact US dengan menggunakan Ajax. Contoh ini akan dijelaskan menggunakan video.

Di tutorial Ajax & PHP : Dasar Dasar Ajax anda telah belajar pengertian ajax, konsep dasar HTTP request & HTTP response, membentuk XmlHttpRequest Object, Method dan properti Ajax serta cara mengirim request ke server dengan ajax.

Daftar Rujukan

Babin lee. 2007. Beginning Ajax with PHP: From Novice to Professional. United State : Apress.
Ullman Larry. 2008. Building a Web Site with Ajax: Visual QuickProject Guide. United State: Peachpit Press


Sumber : http://sudarm.wordpress.com/2010/04/30/dasar-dasar-ajax/

Rabu, 30 Mei 2012

Tugas ke 2 PemWeb Kelompok

|0 komentar
Nama Anggota Kelompok :
1. Asep Setiawan (09018257)
2. Faiz Nursuaedi A (09018296)
3. Siti Mutmainnah (09018265)
4. Aditia Kurniawan (09018288)
5. Wiji Hidayati (09018300)

1. Membuat Form Input menggunakan html dengan ASP

[sourcecode language="html"]
<!—coba_formradio.html>
<html>
<body>
<form name="input" action="html_form_action.asp" method="get">
<input type="text" name="tomat">Tomat
<br>
<input type="text" name="apel">Apel
<br>
<input type="submit" value="Submit">
</form>
<p>
Jika tombol “submit” di-click, maka anda akan mengirimkan data yang diinputkan kepada page baru yang disebut form_action.asp.
</p>
</body>
</html>
[/sourcecode]

2. Perulangan menggunakan PHP
dengan menggunakan while

[sourcecode language="css"]

<html>
<head>
<title> While </title>
</head>
&nbsp;
<body>
&nbsp;
<H3> Cara 1 </H3>
<pre>
$i = 1;
while ($i <= 10) {
print $i++;
}
Hasilnya adalah :
</pre>
&nbsp;
<?
$i = 1;
while ($i <= 10) {
print $i++;
}
?>
&nbsp;
<H3> Cara 2 </H3>
<pre>
$i = 1;
while ($i <= 10) {
print $i;
$i++
}
Hasilnya adalah :
</pre>
&nbsp;
<?
$i = 1;
while ($i <= 10) {
print $i;
$i++;
}
?>
</body>
</html>
[/sourcecode]

dengan menggunakan do while

[sourcecode language="css"]
<html>
<body>
<title> Do While </title>
</head>
&nbsp;
<body>
<?
$i = 5;
do {
echo "\$i = $i <br>";
$i++;
}
while ($i < 5);
?>
</body>
</html> 
[/sourcecode]

Kamis, 29 Maret 2012

Tugas Kelompok Pemrograman Web

|1 komentar
  1. Buatlah minimal 3 halaman web sederhana menggunakan layout frame atau  tabel
  2. Pada halaman web pertama, berisi foto (boleh mengambil foto dari facebook atau lokasi lain) dan biodata kelompok anda
  3. Pada halam kedua, berisi tulisan (sembarang) hingga lebih dari 2 halaman (ke bawah). Kemudian pada bagian atas terdapat link untuk menuju bagian di bawahnya.
  4. Pada halaman ke 3 terdapat form input (tanpa script pengeksekusi) untuk mengisi biodata pengunjung (Nama, Email, Alamat dan Komentar)
Anggota Kelompok :
1. Asep Setiawan
2. faiz Nur Suaedi A.
3. Aditya Kurniawan
4. Wiji Hidayati
5. Siti Mutmainnah

Berikut adalah tampilan dari desain halaman webnya,

- BIODATA
   Pada halaman web pertama, berisi foto dan biodata diri anggota kelompok.

 
- CORETAN TINTA


- FORM INPUT
   Untuk mengisi biodata pengunjung (Nama, Email, Alamat dan Komentar).


    Untuk Source Codenya Silahkan Bisa Download Disini.

    Sekian penjelasan dari Tugas Kelompok Pemrograman Web
    Semoga bisa bermanfaat. . . .jangan lupa komentarnya yahh. .  
    Mungkin ada yang ingin menambahkan atau ada yang salah,hehe.   ^_^
    Wassalam. . Salam hangat Ilmu Komputer dan Internet

Rabu, 28 Maret 2012

Rancana CRM (Customer Relationship Management ) Pada UAD

|0 komentar
Customer Relationship Management itu sendiri mempunyai arti luas, CRM memiliki arti sebuah istilah industri TI untuk metodologi, strategi, perangkat lunak (software) dan atau aplikasi berbasis web lainnya yang mampu membantu sebuah perusahaan (enterprise, kalau besar ukurannya) untuk mengelola hubungannya dengan para pelanggan.
Disini saya berusaha merancang bagaimana CRM yang baik dalam prodi teknik informatika di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Di prodi teknik informatika UAD seharusnya juga mempertimbangkan sistem dengan integrasi CRM nya agar para pelanggan merasa puas dengan kenyaman dan pelayanan terhadap mahasiswa maupun dosen pada menu IT Center UAD tersebut. Sangatlah penting CRM bagi UAD dalam megelola Prodi karena itu juga akan menimbulkan kepuasan dan nantinya akan menghasilkan timbal balik pula yang baik terhadap prodi. Hubungan yang solid dan memiliki ikatan emosional antara mahasiswa dengan UAD dibangun dengan kepercayaan, pengertian, komunikasi, dan kesetiaan; yang semua itu memakan waktu untuk merealisasikannya, bahkan untuk memperpanjangny sebaik  mungkin.
Seharusnya pihak prodi tahu apa yang diinginkan oleh mahasiswa dan dosen dalam pelayanan prodi itu sendiri. Dengan ini nantinya prodi juga akan mudah dalam mengontrol dan yang jelas menimbulkan UAD yang memiliki proses bisnis terhadap pelayanan yang baik. Dengan adanya CRM tidak akan adanya kesalahpahaman dan kontra dari mahasiswa maupun dosen. Intinya CRM akan memberi manfaat bagi UAD dan nantinya aka mengerti siapa dan untuk siapa pelayanan tersebut. Jadi UAD harus mempertimbangkan pelyanan terhadap mahasiswa dan dosen dengan mengacu CRM tersebut.
Ø  Menurut pendapat saya :
1.    Meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang kebutuhan pembelajaran mahasiswa.
2.   Meningkatkan fasilistas penunjang pembelajaran untuk dosen serta kinerja dosen dalam proses pembelajaran.
3.  Memberikan pelayanan informasi yang baik kepada mahasiswa berupa info tentang pembayaran uang kuliah, pendaftaran, pembayaran praktikum, info tambahan kuliah, jadwal kuliah.
Ø  Perkembangan dari prodi :
1.      Sistem birokrasi yang terstruktur .
2.  Menganalisis Mahasiswa dengan mengumpulkan data informasi untuk membuat keputusan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas prodi.
3.      Meningkatkan efektifitas kerja dosen serta karyawan.
4.      Mendesain kualitas dan struktur segala aspek yang ada di biodata.
CRM yang mungkin sebaiknya diterapkan oleh Prodi Teknik Informatika UAD adalah seperti ini :
ü  Pembayaran SPP
Untuk masalah pembayaran SPP sebaiknya dilakukan secara terjadwal, apalagi di kampus 3 terdiri dari lebih dari 1 fakultas. Terlebih Prodi Teknik Informatika memiliki mahasiswa yang cukup banyak, maka untuk mengatasi antrian yang cukup panjang lebih baik dibagi menjadi beberapa periode pembayaran. Dengan mengacu pada jadwal pengisian KRS. Akan lebih baik lagi jika metode pembayarannya bisa via online sehingga bisa dilakukan dimana saja.
ü  Pengisian dan Perubahan KRS
Untuk pengisian KRS memang sudah dilakukan sosialisasi dan pengumuman melalui web portal dan web prodi. Namun pada pelaksanaannya terkadang tetap saja ada mahasiswa yang lupa dan akhirnya mengalami keterlambatan pengisian KRS. Belum ditambah lagi periode perubahan KRS yang (sangat) singkat sehingga membuat mahasiswa terkadang merasa terpaksa untuk mengambil mata kuliah untuk melengkapi jumlah SKS yang ada. Maka sebaiknya prodi Teknik Informatika juga menerapkan CRM dengan teknologi lain yang berbasis smsgateway. Sehingga mempermudah akses informasi untuk mahasiswa sebagai customer.
ü  Praktikum, Pemilihan Jadwal dan Pembayarannya
Pada pembayaran praktikum dan aktivasinya juga masih terdapat kendala. Pada proses pembayaran masih tetap antri, dan ditambah harus antri lagi ketika aktivasi untuk pemilihan jadwal praktikum dan terkadang masih saja terdapat kendala dengan banyaknya mahasiswa yang mengalami bentrok dengan jadwal kuliah dikelas.  Sebaiknya untuk pembayaran praktikum di-include kan kedalam pembayaran SPP. Sehingga tidak membuat mahasiswa untuk sering melakukan budaya antri. kemudian untuk jadwal praktikum sebaiknya sudah disusun dengan menyesuaikan jadwal kuliah prodi.
ü  Jumlah Kelas, Kuota dan Kapasistas Ruangan
Penentuan jumlah kelas, jumlah mahasiswa per kelas dan ruangan yang digunakan harus lebih merata dan disesuaikan. Jangan sampai ada kelas yang jumlah mahasiswanya sedikit tetapi menempati ruangan untuk kapasitas kelas besar. Tentukan kuota perkelas sehingga tidak ada lagi satu mata kuliah yang sama tetapi terjadi perbedaan jumlah mahasiswanya yang cukup banyak.
Mungkin jika harus disebutkan satu-per-satu masih banyak lagi apa yang harusnya dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Prodi tercinta ini sehingga membuat para pengguna layanan merasa puas dan nyaman dalam melakukan transaksi dan aktivitasnya.
Di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), suatu sistem Informasi dalam dunia Informatika keduanya melibatkan teknologi komputer yang mengambil peran penting dalam pengkajian komputasi pada perspektif inner-workings untuk menyediakan informasi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi agar dapat diterapkan untuk memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa dan organisasi. Sistem informasi ini lebih memandang teknologi sebagai instrumen untuk mencatat, mengolah, serta mendistribusikan suatu data informasi agar dapat digunakan. Sebagai contohnya pada UAD kini mulai membentuk biro-biro layanan, salah satunya adalah SIMERU yang mengelola semua jadwal kuliah, mengelola ruangan dan menyediakan perlengkapan untuk mengajar dosen. Keberadaan SIMERU sangat membantu mahasiswa dalam menentukan jadwal kuliah dan praktikum serta rekap absensi yang tepat, selain itu memberikan kemudahan mengetahui pengumuman kuliah yang mungkin diundur atau mengetahui jadwal kuliah pengganti, kedepannya mungkin UAD akan serba otomatis karena semuanya akan dilayanai oleh sistem komputerisasi. 
 
Semoga bermanfaat . . . .jangan lupa komentarnya yahh. .aku tunggu selalu loh ^_^
      Wassalam. . Salam hangat Ilmu Komputer dan Internet

Minggu, 18 Maret 2012

Integrasi Sistem dan Manfaat Bagi PLN Yogyakarta

|0 komentar
IT Master Plan PLN dibuat pada tahun 2004, bentuk riil PLN dari rencana tersebut adalah mengembangkan IT secara bertahap ditubuh PLN, seperti membangun sistem informasi secara on-line menghubungkan kantor pusat dan kantor cabang yang centralized serta membangun sistem jaringan yang handal untuk mendukung pembangunan Sistem tersebut.
Pada tahap awal penerapan ERP, PLN menerapkan di tiga bidang yaitu: divisi keuangan, divisi logistik dan divisi sumberdaya manusia. Ujicoba Pilot project dilakukan di kantor PLN distribusi Jakarta Raya & Tangerang, distribusi Bali, dan kantor Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban Jawa-Bali.
Dengan pertimbangan khusus, PLN memilih SAP sebagai paket perangkat lunak ERP, dan bekerja sama dengan Accenture sebagai perusahaan konsultan penerapan ERP. Bisnis Proses PLN yang sangat spesifik dan berbeda dari perusahaan listrik di dunia yang lain, maka beberapa modul pada sistem ERP perlu di sesuaikan dengan kebutuhan dari PLN itu sendiri.
Tim Imbangan Pilot ERP
Seperti pada Kasus BIG-BANG NIBCO yang membentuk TRIAD, maka pada kasus ini, PLN membentuk Tim Imbangan Pilot ERP yang terdiri dari orang-orang yang ahli di bidangnya terutama pada bisnis proses di PLN dan kultur budaya kerjanya. Mereka dituntut untuk bekerja keras dalam melakukan perbahan serta menyediakan waktu untuk melaksanakan proyek tersebut diluar waktu sebagai karyawan. Tim Imbangan ini bertanggung jawab langsung kepada Direksi PLN via Direktur keuangan dan direktur niaga dan pelayanan pelanggan.
Tugas Utama dari Tim Imbangan ini adalah menyukseskan pelaksanaan penerapan ERP di PLN pusat beserta ujicoba pilot project di 3 kantor PLN yang telah disebutkan diatas, dan mempersiapkan kebutuhan akan pengembangan lanjutan yaitu integrasi antar sistem.
Tim ini terdiri atas 2 tim :
1.     Tim Sentral, beroperasi di kantor pusat, beranggotakan atas wakil dari PLN pusat dan unit pilot.
2.    Tim Roll-Out, merupakan representasi dari Tim Sentral, yang beranggotakan atas wakil-wakil dari unit PLN yang bekerja di lokasinya masing-masing.
Go-Live Sistem ada 3 tahap perencanaan "Go-Live" sistem di PLN :
1.      Tanggal 29 Des 2005, tahap menerapkan sebagian fungsi di bagian unit bisnis SDM seperti seperti penggajian, administrasi, manajemen organisasi, dan manajemen waktu di kantor pusat PLN, PLN distribusi Jakarta Raya & tangerang, bali dan P3B Jawa-Bali.
2.      Tanggal 1 april 2006, tahap menerapkan fungsi logistik dan keuangan di PLN pusat dan PLN distribusi Bali.
3.      Tanggal 1 juli 2006, tahap menerapkan fungsi logistik, keuangan dan SDM di PLN distribusi Jakarta Raya & Tangerang dan P3B Jawa-Bali.
Perubahan Utama pada penerapan ERP di PLN
Penerapan ERP di PLN sedikit-banyak telah merubah proses bisnis PLN secara keseluruhan terutama di bidang SDM disetiap unit pilot project PLN.
Perubahan tersebut adalah seperti berikut:
Manajemen Organisasi :
  • struktur organisasi dan perinciannya dikelola pada suatu sistem.
  • perubahan organisasi harus disetujui dan dikoordinasikan oleh kantor pusat PLN
  • jabatan dalam organisasi akan dikelompokkan berdasarkan kesamaan tugas dari jabatan-jabatan di perusahaan.
  • Integrasi data keuangan Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik.
  • Standarisasi Proses Operasi Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk.
  • Standarisasi Data dan Informasi Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda.
Administrasi pegawai :
·         Tanggal pada surat penggajian harus konsisten.
·         Pengelolaan informasi keluhan dan kedisiplinan pegawai dapat dilakukan di dalam sistem.
·         Perpindahan pegawai dapat dimonitor di dalam sistem.
Administrasi Waktu Kerja :
·       Manajemen data berkaitan dengan waktu kerja pegawai termasuk waktu lembur dan lain sebagainya dilakukan tersentralisasi didalam sistem.
Penggajian :
·         Proses penggajian akan dipusatkan di kantor pusat tiap unit.
·         Data tentang administrasi penggajian di kerjakan di kantor unit bersangkutan.
·         Data tentang penggajian harus diintegrasikan dengan bagian keuangan, agar memudahkan bagian pembukuan untuk mencatat penggajian

Penerapan ERP yang dilakukan oleh PLN PT. Persero Yogyakarta sedikit banyak telah membawa PLN menjadi lebih maju. Karena semua sistem yang dilakukan telah terintegrasi secara otomotis dengan PLN pusat. Dengan adanya integrasi tersebut, diharapkan PLN PT. Persero Yogyakarta akan semakin loyal terhadap para pelanggan.

Penjelasan Penggunaan Enterprise Resource Planning Di PLN Yogyakarta

|1 komentar
Nama Enterprise :

PLN PT. Persero, Kantor Perusahaan - Yogyakarta

Alamat enterprise :

Jln. Gedong Kuning 3, Yogyakarta
Telepon  : 0274452200
Website : www.pln.co.id
Jenis usaha :
      1.    Bidang pembangkitan listrik
2.  Bidang transmisi dan distribusi listrik

Penjelasan dalam penggunaan ERP hingga saat ini :
Untuk mensejajarkan diri dengan perusahaan-perusahaan penyedia listrik tingkat dunia, PT PLN (persero) dituntut untuk mengimplementasikan Enterprise Resource Planning (ERP),

Kamis, 26 Januari 2012

Perbandingan Windows XP, Windows Vista Dan Windows 7

|1 komentar
Windows XP

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Profesional dan Windows Me. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP kali pertama dirilis pada 25 Oktober 2001. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis pada 8 November 2006.