Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Perbandingan Windows XP, Windows Vista Dan Windows 7

|1 komentar
Windows XP

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Profesional dan Windows Me. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP kali pertama dirilis pada 25 Oktober 2001. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis pada 8 November 2006.

Jumat, 15 April 2011

Konsep Managemen Proses Mac OS X

|0 komentar
Di dalam sistem operasi, proses merupakan program yang dieksekusi dengan system resource yang terkait, yang mungkin juga fisik (seperti siklus prosessor dan memori) atau abstak (seperti proses membuka file atau nomor). Kernel menyediakan sebuah ilusi dari ekseskusi bersamaan dari resource schedule antara proses ready ke proses run. Pada system multiprosesor atau multicore, lebih dari satu proses dapat dijalankan secara bersamaan.

a. Proses: dari awal Unix sampai Mac OS X

Proses abstraksi telah lama digunakan untuk menggambarkan berbagai aktifitas dalam suatu sistem computer. Pada awal Unix, program user dapat menjalankan sebuah proses atau bisa mewakili satu atau lebih arus kontrol dalam kernel misalnya, proses 0 menuju sched (),proses scheduler. Satu-satunya cara untuk membuat proses baru pada UNIX tradisional adalah melalui fork () system call , dan satu-satunya cara untuk menjalankan sebuah program baru dalam sebuah proses melalui exec () system call.

b. Mac OS X Execution

Kode dapat dijalankan dibeberapa lingkungan Mac OS. Dimana pada setiap lingkungan dibedakan berdasarkan pada salah satu atau lebih hal berikut : arsitektur mesin, format eksekusi, system mode (user atau kernel), beberapa aturan dan sebagainya. Masing masing lingkungan (environment) memiliki eksekusi yang berbeda. Berikut ini beberapa ruang lingkupnya :

* BSD, Mach, dan I / O Kit bagian dari kernel.
* BSD user-space environment.
* Carbon environment
* Classic environment
* Cocoa environment
* Java runtime environment
* Dashboard environment untuk menjalankan widget berbasis JavaScript
* Rosetta binary translation environment memungkinkan menjalankan executable PowerPC untuk berjalan di komputer Macintosh berbasis x86

c. Scheduling

Selain proteksi memori (tidak dimiliki pada versi sebelum mac os x), Mac OS X memberikan kelebihan dari versi sebelumnya yaitu preemptive multitasking. Kestabilan di versi OS 9 bergantung kepada kerjasama multitasking (applikasi yang bekerja sama pada time share prosessor multiplexing). Jika satu atau lebih aplikasi tidak dapat “bekerjasama”, kemungkinan semua proses menjadi tidak responsif karena tidak mendapatkan pembagian yang wajar dari prosessor. Kernel Mach pada Mac OS X mengelola preemptive multitasking,schedule proses dengan mengedepankan tugas prioritas. Hal ini memungkinkan Mac OS X memberikan dukungan yang real time untuk aplikasi yang memerlukan prilaku soft real time (kernel). Preemptive multitasking juga memungkinkan Mach untuk memastikan bahwa penggunaan prosesor yang paling effisien (teknologi).

Tugas dasar dari mach untuk Mac OS X adalah proses. Pada dasarnya task merupakan sekumpulan resource sistem dimana yang direferensikan oleh port dan dapat dipergunakan bersama dengan tugas lain melalui distribusi port yang benar. Setiap tugas berisi ruang alamat virtual yang dapat dipergunakan bersama dengan tugas-tugas yang lain melalui manajemen memori eksternal. Setiap tugas harus mengandung setidaknya satu thread. (seperti instruksi yang hanya dieksekusi oleh threads, bukan task) dan semua thread yang terdapat dalam task berbagi kesemua resource (kernel).

Karena task memiliki tanggung jawab untuk mengatur resource, sebuah thread adalah sebuah entitas yang ringan, yang mempunyai overhead yang rendah karena menangani status informasi yang minimal (terutama status register). Hal ini dapat dieksekusi bersamaan dengan thread lain (bahkan semua yang termasuk task yang sama). Dengan menggunakan teknik synkronisasi beberapa thread dapat menyelesaikan pekerjaan lebih effisient daripada satu thread. Thread Mach memanfaatkan sumber daya yang dialokasikan untuk task mereka masing masing dengan mengeksekusi instruksi trap (jebakan) yang mengakibatkan kernel mengirim sebuah pesan ke beberapa thread lain atau proses lain atau melakukan operasi atas nama thread (kernel).

Mac OS X menggunakan kedua time-sharing dan fixed priority policies untuk penjadwalan thread. Penjadwalan thread Mach menyesuaikan time-sharing prioritas thread dalam usaha untuk menjaga keseimbangan konsumsi sumber daya sistem diantara semua time-sharing thread. Thread dengan prioritas tinggi seperti real time thread biasanya diberikan prioritas tetap. Setelah mengeksekusi untuk quantum waktu yang tetap, thread ini pindah ke antrian akhir yang memiliki prioritas yang sama. Hal ini dimungkinkan untuk mengijinkan thread dengan prioritas tetap berjalan asmpai bloknya atau di preempted oleh thread yang prioritasnya lebih tinggi dengan menetapkan quantum waktu tak terhingga. Tabel dibawah ini mengilustrasikan skema prioritas thread (teknologi, kernel).

Priority Band : Characteristics
Normal : Aplikasi normal prioritas thread
System high : Thread yang memiliki prioritas yang telah ditingkatkan diatas thread normal.
priority
Kernel mode only : Thread cadangan dibuat dalam kernel yang perlu dijalankan pada prioritas yang lebih tinggi daripada thread dalam space user.

Real-time threads : Thread yang didasarkan pada prioritas mendapatkan fraksi yang jelas dari total cycles clock, terlepas dari kegiatan lain (misalnya aplikasi audio player).

Mac OS X

|0 komentar
Mac OS, yang berarti Macintosh Operating System, atau Sistem Pengoperasi Macintosh, adalah sistem pengoperasi komputer Apple untuk komputer Apple Macintosh. Mac OS merupakan sistem pengoperasian pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafik (Graphical User Interface — GUI). Pasukan Macintosh termasuk Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld.

Terdapat berbagai pandangan bagaimana Macintosh dibangunkan dan di mana ide asal bermula. Walaupun kaitan antara Macintosh dan projek Alto di Xerox PARC telah luas diperkatakan dalam rekod sejarah, sumbangan awal Sketchpad oleh Ivan Sutherland dan Sistem di Talian (On-Line System) oleh Doug Engelbart tidak kurang pentingnya. Lihat Sejarah GUI, dan Apple v. Microsoft.

Apple sengaja merendahkan kewujudan sistem pengoperasi pada tahun awal kemunculan Macintosh untuk menjadikan Macintosh kelihatan lebih ramah pengguna dan membezakannya daripada sistem lain seperti MS-DOS, yang digambarkan sebagai ajaib (arcane) dan mencabar secara teknikal. Apple mahu Macintosh digambarkan sebagai sistem yang “terus berfungsi” apabila anda menghidupkannya.

Versi

Sistem Operasi Macintosh pada awalnya dikenali sebagai Sistem, seperti “Sistem 6.0.7″ atau “Sistem 7“. Pada awalnya juga dikenali sebagai Kotak Perkakasan “Toolbox”; yang mengandungi himpunan rutin piawaian yang boleh digunakan bagi menggantikan pautan kepada perkakasan komputer itu sendiri.

Pengabstrakan ini yang membenarkan applikasi Mac ditulis untuk satu generasi sistem digunakan pada generasi berikutnya, sebagai contoh: dari Mac Plus kepada Mac II, kepada PowerBook, kepada Power Macintosh. Pada awalnya Apple sengaja mengaburkan kewujudan sistem operasi ini bagi membezakan Mac daripada sistem lain seperti MS-DOS, yang digambarkan sebagai lebih sukar digunakan berbanding Mac. Istilah seperti “sistem” dan “kotak perkakasan (the toolbox)” merupakan cara mudah untuk merujuk kepada perkhidmatan sistem operasi dan Macintosh API seterusnya mengelakkan penggunaan istilah teknikal (technical jargon). Sehingga kemunculan era sistem G3 (yang dikenali sebagai mesin “dunia baru”), sebahagian besar sistem disimpan dalam ROM fizikal pada papan induk, dan juga komponen sistem pada cakera yang menambah, mengesampingkan (override)atau memperbaiki rutin ROM. Tujuannya ialah untuk mengelakkan penggunaan terlalu banyak ruang simpanan dalam cakera liut yang terhad untuk sistem sokongan, kerana komputer Mac yang terawal tidak mempunyai cakera keras. Sebenarnya cuma satu model Mac yang boleh dijalankan (bootable) menggunakan ROM sahaja, iaitu model Mac Klasik 1991.

Sistem 7.5.1 merupakan sistem pertama yang memasukkan logo Mac OS (muka tersenyum (smiley face) biru). Mac OS 7.6 (yang dikeluarkan pada 1996) merupakan sistem pertama yang dinamakan Mac OS kerana wujudnya “klon-klon” Mac, sistem yang hampir serupa daripada syarikat-syarikat lain seperti Power Computing dan Motorola, dan Apple hendak memberitahu dengan jelas bahawa sistem operasiannya merupakan hak milik intelektualnya sendiri.

Sistem Mac OS boleh dibagikan kepada dua jenis:

Mac OS “Klasik”, sistem yang mula-mula dikeluarkan untuk Mac yang pertama pada tahun 1984 hinggalah Mac OS 9.

Mac OS X (huruf “X” itu disebut sepuluh, iaitu nombor Roman) yang lebih baru. Mac OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, OpenStep, dan Mac OS 9. Sistem tahap rendah asasnya, Darwin yang berasaskan Unix, merupakan sumber terbuka.

Mac OS Klasik

Mac OS klasik dikenali sebagai satu sistem yang tidak mempunyai sebarang baris perintah (command line); merupakan sistem yang menggunakan antara muka pengguna grafik (IU) sepenuhnya. Dipuji kerana senang untuk digunakan, sistem ini juga dikritik kerana menggunakan kerjasama multitugas (cooperative multitasking), ketiadaan pengurusan ingatan, dan kecenderungan pertelingkahan tambahan/sambungan. “Tambahan” adalah perisian yang ditambah kepada sistem pengoperasi, untuk memberikan fungsi tambahan – seperti rangkaian kerja (networking) – atau sokongan kepada perkakasan tertentu. Sesetengah sambungan tambahan mungkin tidak akan berfungsi dengan betul antara satu sama lain atau mungkin perlu ditambah mengikut urutan tertentu. Menyelesaikan masalah tambahan Mac OS boleh menjadi satu proses cuba jaya yang memakan masa yang panjang.

Mac OS juga memperkenalkan Sistem Fail Hierarki (Hierarchical File System), sebagai satu cara inovatif penyususnan fail. Satu fail pada DOS atau Unix merupakan jujukan bait (byte), yang memerlukan aplikasi mengetahui bahagian bait mana yang mewakili kod dan bahagian mana yang mewakili grafik atau data yang lain, Fail Mac mempunyai dua bahagian yang berlainan. Sebagai tambahan kepada cuaran data, yang merupakan ulangan bait, terdapat juga akar cuaran resource fork yang mengandungi data yang sudah disusun seperti menu, grafik, bunyi, dan segmen kod. Satu fail applikasi mungkin hanya mempunyai sumber yang tidak mengandungi bahagian data. Fail teks mungkin mengandungi teks dalam bahagian data dan maklumat stail pada sumbernya, jadi applikasi yang tidak mengenal maklumat stail tersebut masih boleh membaca teks yang disimpan. Walaupun kaedah ini mempunyai beberapa kelebihan, Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS; contohnya, apabila sesuatu fail disalin daripada Mac kepada DOS atau Unix, akar cuarannya akan dibuang.

Menjelang akhir 1990-an, telah disedari bahawa teknologi era 1980-an ini telah melangkaui hayatnya, dengan kewujudan sistem-sistem pengoperasian multitugas baru yang lebih stabil.

Mac OS X

Rencana utama: Mac OS X

Mac OS X mambawakan pengurusan memori ala-Unix dan pre-emptive multitasking kepada platform Mac. Pengurusan memori yang jauh lebih baik membolehkan lebih banyak perisian berjalan serentak dan hampir menghapuskan kemungkinan sesuatu perisian meruntuhkan perisian lain. Ia juga adalah Mac OS petama memasukkan baris arahan, walaupun tidak dapat dilihat kecuali apabila penggunanya melancarkan perisian “terminal”.

Ramai peminat Mac OS asal menerima OS X, tetapi terdapat beberapa yang mengkritiknya sebagai lebih susah dan kurang mesra pengguna daripada Mac OS asal
Teknologi Mac OS

QuickDraw: model pengimej imaging model yang pertama memberikan pasaran pukal WYSIWYG
Finder: antaramuka untuk melayari filesystem dan melancarkan applikasi
MultiFinder: versi pertama yang menyokong menjalankan lebih dari satu perisian secara serentak
Chooser: perkakasan untuk mencapai network resources (contoh: mengaktifkan AppleTalk)
ColorSync: teknologi untuk memastikan pemadanan warna yang sesuai
Pengurusan ingatan OS Mac: bagaimana Mac menguruskan RAM dan ingatan maya sebelum bertukar kepada UNIX Pengemulasian Motorola 68000 oleh PowerPC: bagaimana Mac menangani transisi arkitektural daripada CISC kepada RISC (lihat emulator Mac 68K)
Desk Accessories: perisian kecil “helper” yang boleh dijalankan seiring dengan sebarang perisian lain, sebelum munculnya MultiFinder atau System 7.

PlainTalk: teknologi sintesis pertuturan and pengecaman pertuturan

Mac-Roman : set aksara

Projek Star Trek

Satu aspek sejarah yang menarik mengenai Mac OS Klasik ialah: ianya merupakan satu prototaip rahsia yang tidak diketahui umum yang dimulakan Apple pada tahun 1992 yang diberi nama kod Project Star Trek. Matlamat projek ini ialah untuk mencipta versi Mac OS yang boleh berfungsi pada komputer peribadi serasi-Intel x86. Projek ini tidak bertahan lama, ianya dibatalkan hanya selepas setahun iaitu pada 1993 kerana pertelingkahan politik dalaman. Walaupun begitu, pasukan projek ini berjaya menjadikan perisian seperti Macintosh Finder dan applikasi asas seperti Quicktime berfungsi secara lancar pada PC.

Walaupun perisian Star Trek tidak pernah dilancarkan, emulator pihak-ketiga Macintosh, seperti vMac, Basilisk II, dan Executor, akhirnya menbolehkan kemungkinan menjalankan Mac OS Klasik pada komputer peribadi x86. Emulator-emulator ini terhad mengemulasikan barisan pemproses 68000, dan dengan demikian tidak dapat menjalankan versi Mac OS yang lebih terkini daripada 8.1 yang memerlukan pemprosesor PowerPC. Mutakhir ini, emulator seperti Pear PC telah muncul yang mampu mengemulasikan pemproses PowerPC yang diperlukan oleh versi terkini Mac OS (seperti Mac OS X). Walaubagaimanapun, ianya masih di peringkat awal dan seperti emulator-emulator lain, cenderung untuk berjalan lebih perlahan daripada OS natif.

Sejarah Perkembangan OS (Sistem Operasi)

|0 komentar
Pada awal kemunculannya OS terlihat sederhana. Namun sekarang, OS sudah serba bisa. Beragam tugas dan fungsi mampu dikerjakan dengan cepat dan paralel.

Awalnya, sebuah sistem operasi dioperasikan atau dikendalikan oleh manusia berperan sebagai operator, dan terus mengalami perkembangan sampai pada tahun 60-an OS pertama dikembangkan oleh IBM dengan nama OS/360 yang juga merupakan OS pertama yang menggunakan Hard disk. Dan tidak lama kemudian lahirnya beragam OS-OS yang telah kita kenal seperti Windows, Linux, MAC OS X atau Solaris dengan prototipe bernama UNIX.

UNIX : bahasa C yang dikembangkan untuk OS ini.

Setiap OS membutuhkan sebuah bahasa komputer. Demikian juga dengan Windows yang banyak digunakan saat ini. MS- DOS yang kita kenal sejak tahun 80-an cukup berhasil pada saat itu, namun itu hanya untuk interface dengan beragam fungsi yang ada melalui kernel DOS dan bukanlah sebuah OS.

OS sebenarnya dari Microsoft adalah Windows NT yang muncul pada tahun 1993, disusul oleh Windows 95, 98, ME, XP dan Vista, serta Windows 7 yang telah dirilis pada akhir 2009 lalu.

Microsoft terus mengembangkan beragam OS mereka agar tidak ketinggalan dari pesaing mereka. Contohnya adalah dengan mengembangkan OS baru yang akan terbebas dari blue screen. Windows baru yang disebut-sebut sebagai revisi dari vista yaitu Windows 7.

Sejarah Perjalanan OS :

1956 : GM-NAA I/O, Merupakan OS yang digunakan pertama kali oleh General Motors pada komputer besar IBM 704.

1969 : UNIX, OS modern pertama ini diperkenalkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie untuk platform game “Space Travel” mereka.

1973 : Xerox Alto, Sistem pertama dengan graphical interface, digunakan hanya sampai tahun 1981.

1981 : MS-DOS, OS sederhana yang ditawarkan pada PC dan mengantarkan Microsoft menuju keberhasilan.

1983 : LISA OS, Apple mengeluarkan desktop pertamanya dilengkapi dengan kontrol mouse untuk PC yang akhirnya ditiru oleh Microsoft.

1985 : Windows 1.0, Dirancang sebagai interface untuk DOS, dikembangkan selama 2 tahun namun tidak berhasil di pasaran.

1989 : EPOC16, Nenek moyang OS Symbian ini merupakan OS multitasking pertama dengan graphical interface untuk perangkat mobile.

1992 : Linux, OS dengan kernel UNIX ini ditawarkan oleh Linus Torvalds sebagai Open Source.

1995 : Windows 95, System 32 Bit Microsoft untuk Home User yang cukup berhasil. Dalam 4 hari terjual satu juta license.

2001 : – Mac OS X, Apple melakukan perubahan sistem, dan memperkenalkan OS berbasis UNIX.

– Windows XP, Gabungan Windows NT dan 95 ini sampai sekarang menjadi Windows terpopuler.

2007 : Singularity, Microsoft Research mengembangkan sebuah OS baru tanpa adanya blue screen dan buffer overflows.

2010 : Windows 7, Sistem modern harus serba bisa. Penerus Vista ini cukup nyaman digunakan tanpa spesifikasi hardware yang tinggi layaknya Vista dan dioperasikan melalui touchscreen.